Langsung ke konten utama
Promo

Kembali ke Blog Tes SIP Polri

Pasti keluar! Kuasai Jarak Waktu Kecepatan, Perbandingan Berbalik Nilai, Persentase dan Diskon

S Super Admin • 05 Oct 2026 • 11 menit baca
Share WA
Pasti keluar! Kuasai Jarak Waktu Kecepatan, Perbandingan Berbalik Nilai, Persentase dan Diskon

Tes SIP Polri: Kuasai Jarak Waktu Kecepatan, Perbandingan Berbalik Nilai, Persentase dan Diskon

Menghadapi tes SIP Polri tidak cukup hanya dengan banyak mengerjakan soal. Casis juga harus mampu mengenali pola soal, memilih rumus yang tepat, menghitung dengan cepat, dan menghindari jebakan perhitungan.

Inilah yang sering membedakan peserta yang mampu mengerjakan banyak soal dengan peserta yang kehabisan waktu.

Di JalurPejuang.com, latihan soal tes SIP Polri tidak diarahkan sekadar untuk mendapatkan jawaban benar. Tujuan akhirnya adalah membuat peserta benar-benar menguasai materi sampai mampu menyelesaikan soal secara cepat dan tepat.

Pada materi kali ini kita akan membahas tiga kelompok kemampuan hitung yang penting untuk dikuasai:

  1. Jarak, waktu, dan kecepatan
  2. Perbandingan dan perbandingan berbalik nilai
  3. Persentase dan diskon

Masing-masing materi akan dipelajari dengan pola:

Pahami konsep → kenali tipe soal → gunakan cara cepat → latihan → cek pembahasan → ulangi sampai dikuasai.

Target Belajar Tes SIP Polri: Bukan Sekadar Bisa Menghitung

Target latihan bukan hanya mendapatkan nilai tinggi.

Casis harus mencapai kondisi ketika melihat soal, langsung mampu menjawab:

“Ini tipe soal apa, rumus apa yang digunakan, dan adakah cara yang lebih cepat?”

Untuk tiga materi ini, target penguasaan Jalur Pejuang adalah:

Level 1 — Mengenali konsep

Peserta mampu membedakan:

  1. jarak
  2. waktu
  3. kecepatan
  4. perbandingan senilai
  5. perbandingan berbalik nilai
  6. persentase
  7. kenaikan persentase
  8. penurunan persentase
  9. diskon tunggal
  10. diskon bertingkat

Level 2 — Menggunakan rumus

Peserta mampu menggunakan rumus dasar tanpa ragu.

Level 3 — Menggunakan cara cepat

Peserta mulai meninggalkan perhitungan panjang dan menggunakan:

  1. penyederhanaan rasio
  2. pecahan
  3. perkalian silang
  4. persentase dasar
  5. logika hubungan antarbesaran

Level 4 — Kecepatan CAT

Peserta mampu mengerjakan soal dengan waktu terbatas tanpa mengorbankan ketelitian.

Level 5 — Penguasaan

Peserta mampu menghadapi variasi soal baru meskipun bentuk kalimatnya berbeda.

Inilah target belajar di JalurPejuang.com: bukan hafal soal, tetapi menguasai pola.

1. Jarak, Waktu, dan Kecepatan

Materi jarak, waktu, dan kecepatan merupakan salah satu konsep dasar matematika yang wajib dikuasai karena banyak variasi soal dapat dibentuk dari tiga besaran tersebut.

Hubungan dasarnya:

Kecepatan = Jarak ÷ Waktu

Jarak = Kecepatan × Waktu

Waktu = Jarak ÷ Kecepatan

Kunci tercepatnya adalah jangan langsung menghitung sebelum mengetahui apa yang ditanyakan.

Jika yang ditanyakan jarak, gunakan:

J = K × W

Jika yang ditanyakan waktu:

W = J ÷ K

Jika yang ditanyakan kecepatan:

K = J ÷ W

Cara Cepat Menghadapi Soal Jarak-Waktu-Kecepatan

Sebelum menghitung, lakukan tiga langkah:

Langkah 1 — Tandai yang diketahui

Misalnya:

Jarak = 120 km

Waktu = 3 jam

Langkah 2 — Tentukan yang ditanyakan

Kecepatan?

Langkah 3 — Gunakan hubungan paling pendek

120 ÷ 3 = 40 km/jam

Tidak perlu membuat perhitungan panjang.

5 Variasi Soal Jarak, Waktu, dan Kecepatan

Soal 1 — Mencari Kecepatan

Sebuah kendaraan menempuh jarak 180 km dalam waktu 3 jam. Berapakah kecepatan rata-rata kendaraan tersebut?

A. 40 km/jam

B. 50 km/jam

C. 60 km/jam

D. 70 km/jam

E. 80 km/jam

Jawaban: C. 60 km/jam

Pembahasan

Rumus:

Kecepatan = Jarak ÷ Waktu

= 180 ÷ 3

= 60 km/jam

Cara tercepat

Karena angka 180 habis dibagi 3, langsung lakukan pembagian.

Kunci pola: ditanya kecepatan → jarak ÷ waktu.

Soal 2 — Mencari Jarak

Sebuah kendaraan bergerak dengan kecepatan 72 km/jam selama 2,5 jam. Berapa jarak yang ditempuh?

A. 160 km

B. 170 km

C. 180 km

D. 190 km

E. 200 km

Jawaban: C. 180 km

Pembahasan

Jarak:

J = K × W

= 72 × 2,5

= 72 × 5 ÷ 2

= 360 ÷ 2

= 180 km

Cara tercepat

Jangan mengalikan 72 × 2,5 secara panjang.

Ubah:

2,5 = 5/2

Sehingga:

72 × 5/2 = 36 × 5 = 180

Soal 3 — Mencari Waktu

Sebuah kendaraan harus menempuh jarak 240 km dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Berapa waktu yang diperlukan?

A. 2 jam

B. 2,5 jam

C. 3 jam

D. 3,5 jam

E. 4 jam

Jawaban: C. 3 jam

Pembahasan

Waktu = Jarak ÷ Kecepatan

= 240 ÷ 80

= 3 jam

Cara tercepat

Sederhanakan:

240 ÷ 80 = 24 ÷ 8 = 3

Soal 4 — Perubahan Kecepatan

Sebuah kendaraan menempuh jarak tertentu dalam waktu 4 jam dengan kecepatan 60 km/jam. Jika kecepatannya dinaikkan menjadi 80 km/jam untuk jarak yang sama, berapa waktu yang diperlukan?

A. 2 jam

B. 2,5 jam

C. 3 jam

D. 3,5 jam

E. 4 jam

Jawaban: C. 3 jam

Pembahasan

Pertama cari jarak:

60 × 4 = 240 km

Kemudian:

240 ÷ 80 = 3 jam

Cara cepat

Karena jaraknya tetap:

Waktu berbanding terbalik dengan kecepatan.

Kecepatan naik dari 60 menjadi 80 atau:

60 : 80 = 3 : 4

Maka waktu berubah berlawanan:

4 jam × 3/4 = 3 jam

Cara ini lebih cepat daripada mencari jarak terlebih dahulu.

Soal 5 — Konversi Kecepatan

Sebuah kendaraan bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Berapakah kecepatannya dalam meter per detik?

A. 15 m/s

B. 18 m/s

C. 20 m/s

D. 22 m/s

E. 25 m/s

Jawaban: C. 20 m/s

Pembahasan

Untuk mengubah km/jam menjadi m/s:

× 5/18

72 × 5/18

72 ÷ 18 = 4

4 × 5 = 20 m/s

Cara tercepat

Hafalkan:

km/jam → m/s = × 5/18

m/s → km/jam = × 18/5

2. Perbandingan dan Perbandingan Berbalik Nilai

Kesalahan yang sering terjadi dalam soal perbandingan adalah peserta langsung menggunakan rumus tanpa memahami hubungan antarbesaran.

Ada dua konsep utama.

Perbandingan Senilai

Jika satu besaran naik, besaran lain juga naik.

Contoh:

Semakin banyak barang yang dibeli, semakin besar total harga.

Hubungannya:

naik → naik

atau

turun → turun

Perbandingan Berbalik Nilai

Pada perbandingan berbalik nilai, jika satu besaran naik, besaran lainnya turun.

Contoh paling mudah:

Semakin banyak pekerja, semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama.

Hubungannya:

naik → turun

atau

turun → naik

Untuk perbandingan berbalik nilai, prinsip cepatnya:

Besaran 1 × Besaran 2 = tetap

5 Variasi Soal Perbandingan Berbalik Nilai

Soal 1 — Jumlah Pekerja

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 6 orang dalam 12 hari. Jika pekerjaan yang sama harus diselesaikan oleh 8 orang, berapa hari waktu yang diperlukan?

A. 7 hari

B. 8 hari

C. 9 hari

D. 10 hari

E. 11 hari

Jawaban: C. 9 hari

Pembahasan

Karena jumlah pekerja bertambah, waktu berkurang.

Gunakan:

6 × 12 = 8 × x

72 = 8x

x = 9 hari

Cara tercepat

Tidak perlu membuat tabel panjang.

Langsung:

6 × 12 ÷ 8 = 9

Soal 2 — Kecepatan dan Waktu

Sebuah perjalanan ditempuh dalam 5 jam dengan kecepatan 60 km/jam. Jika kecepatan dinaikkan menjadi 75 km/jam, berapa waktu perjalanan?

A. 3 jam

B. 4 jam

C. 4,5 jam

D. 5 jam

E. 6 jam

Jawaban: B. 4 jam

Pembahasan

Jarak tetap.

60 × 5 = 75 × x

300 = 75x

x = 4 jam

Cara cepat

Perbandingan:

60 : 75 = 4 : 5

Karena kecepatan naik, waktu turun:

5 × 4/5 = 4 jam

Soal 3 — Mesin Produksi

Sebuah mesin dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 10 jam. Jika digunakan 2 mesin identik dengan kemampuan sama secara bersamaan, berapa waktu yang dibutuhkan?

A. 2 jam

B. 4 jam

C. 5 jam

D. 6 jam

E. 8 jam

Jawaban: C. 5 jam

Pembahasan

Jumlah mesin bertambah 2 kali.

Maka waktu menjadi setengah:

10 ÷ 2 = 5 jam

Soal 4 — Persediaan Makanan

Persediaan makanan cukup untuk 20 orang selama 15 hari. Jika jumlah orang menjadi 25 orang, persediaan tersebut akan cukup untuk berapa hari?

A. 10 hari

B. 12 hari

C. 13 hari

D. 15 hari

E. 18 hari

Jawaban: B. 12 hari

Pembahasan

Jumlah orang bertambah, jumlah hari berkurang.

20 × 15 = 25 × x

300 = 25x

x = 12 hari

Cara cepat

20/25 = 4/5

15 × 4/5 = 12 hari

Soal 5 — Kombinasi Pekerja

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 10 orang dalam 18 hari. Setelah bekerja selama 6 hari, 4 orang tambahan bergabung. Berapa hari lagi pekerjaan tersebut selesai?

A. 8 hari

B. 9 hari

C. 10 hari

D. 11 hari

E. 12 hari

Jawaban: C. 10 hari

Pembahasan

Total beban pekerjaan:

10 × 18 = 180 orang-hari

Pekerjaan yang telah diselesaikan selama 6 hari:

10 × 6 = 60 orang-hari

Sisa:

180 − 60 = 120 orang-hari

Sekarang pekerja:

10 + 4 = 14 orang

Waktu yang diperlukan:

120 ÷ 14 = 8,57 hari

Jadi secara matematis sekitar 8,57 hari.

Catatan penting

Soal seperti ini harus dibaca hati-hati. Jika pilihan jawaban tidak menyediakan sekitar 8,57 hari, peserta tidak boleh memaksakan jawaban.

Inilah salah satu keterampilan penting dalam CAT: jangan hanya menghitung, tetapi validasi hasil dengan pilihan jawaban dan kondisi soal.

3. Persentase dan Diskon

Persentase sering terlihat mudah, tetapi banyak soal dibuat untuk menguji kecepatan dan ketelitian.

Kunci utamanya adalah menguasai pecahan persentase dasar.

Persentase yang wajib dikuasai

50% = 1/2

25% = 1/4

20% = 1/5

10% = 1/10

5% = 1/20

75% = 3/4

Dengan memahami pecahan tersebut, banyak soal persentase dapat dikerjakan tanpa kalkulator.

Cara Cepat Menghitung Persentase

Misalnya:

20% dari 250

Karena 20% = 1/5:

250 ÷ 5 = 50

Tidak perlu menghitung:

250 × 20 ÷ 100

Diskon

Jika harga awal Rp500.000 mendapat diskon 20%, maka:

Diskon:

20% × Rp500.000 = Rp100.000

Harga setelah diskon:

Rp500.000 − Rp100.000

= Rp400.000

Cara yang lebih cepat:

Jika diskon 20%, berarti kita membayar 80%.

80% × Rp500.000 = Rp400.000

5 Variasi Soal Persentase dan Diskon

Soal 1 — Persentase Dasar

Berapakah 15% dari 400?

A. 40

B. 50

C. 60

D. 70

E. 80

Jawaban: C. 60

Pembahasan

10% dari 400 = 40

5% dari 400 = 20

Maka:

15% = 40 + 20 = 60

Cara tercepat

Pecah persentase menjadi:

15% = 10% + 5%

Soal 2 — Diskon Tunggal

Sebuah barang memiliki harga Rp800.000. Barang tersebut mendapat diskon 25%. Berapa harga setelah diskon?

A. Rp500.000

B. Rp550.000

C. Rp600.000

D. Rp650.000

E. Rp700.000

Jawaban: C. Rp600.000

Pembahasan

Diskon 25% berarti harga yang dibayar:

100% − 25% = 75%

75% = 3/4

Rp800.000 × 3/4

= Rp200.000 × 3

= Rp600.000

Cara tercepat

Karena 25% = 1/4:

Rp800.000 − Rp200.000 = Rp600.000

Soal 3 — Kenaikan Persentase

Harga sebuah barang Rp200.000. Harga tersebut naik 15%. Berapa harga setelah kenaikan?

A. Rp215.000

B. Rp225.000

C. Rp230.000

D. Rp235.000

E. Rp240.000

Jawaban: C. Rp230.000

Pembahasan

15% dari Rp200.000:

10% = Rp20.000

5% = Rp10.000

Total = Rp30.000

Harga baru:

Rp200.000 + Rp30.000

= Rp230.000

Cara cepat

Kenaikan 15% berarti harga menjadi:

115% × Rp200.000

= Rp230.000

Soal 4 — Diskon Bertingkat

Sebuah barang seharga Rp1.000.000 mendapat diskon 20%, kemudian mendapat diskon tambahan 10%. Berapa harga akhirnya?

A. Rp700.000

B. Rp710.000

C. Rp720.000

D. Rp730.000

E. Rp750.000

Jawaban: C. Rp720.000

Pembahasan

Diskon pertama 20%:

Rp1.000.000 × 80%

= Rp800.000

Diskon kedua 10%:

Rp800.000 × 90%

= Rp720.000

Jebakan yang harus dihindari

Diskon 20% + 10% bukan berarti langsung 30%.

Karena diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama.

Harga akhir:

1.000.000 × 80% × 90%

= 720.000

Soal 5 — Mencari Harga Awal

Setelah mendapat diskon 20%, harga sebuah barang menjadi Rp640.000. Berapakah harga sebelum diskon?

A. Rp720.000

B. Rp750.000

C. Rp800.000

D. Rp820.000

E. Rp850.000

Jawaban: C. Rp800.000

Pembahasan

Setelah diskon 20%, berarti harga yang dibayar adalah:

100% − 20% = 80%

Maka:

80% × harga awal = Rp640.000

Harga awal:

Rp640.000 ÷ 80%

= Rp640.000 ÷ 0,8

= Rp800.000

Cara tercepat

Karena 80% = 4/5:

Jika 4/5 harga = Rp640.000

Maka:

Rp640.000 × 5/4

= Rp800.000

Jebakan yang Sering Muncul dalam Tes Numerik SIP

Menguasai rumus saja belum cukup.

Peserta harus mengetahui jebakan yang sering membuat jawaban salah.

Jebakan 1 — Salah satuan

Contoh:

72 km/jam tidak sama dengan 72 m/s.

Jika soal menggunakan meter dan detik, lakukan konversi.

Jebakan 2 — Salah membedakan senilai dan berbalik nilai

Jika pekerja bertambah dan waktu berkurang:

berbalik nilai.

Jika jumlah barang bertambah dan harga total bertambah:

senilai.

Jebakan 3 — Menganggap diskon bertingkat dapat langsung dijumlahkan

Diskon 20% kemudian 10% bukan otomatis 30%.

Gunakan:

80% × 90% = 72%

Artinya harga akhir 72% dari harga awal.

Jebakan 4 — Menggunakan cara panjang untuk soal sederhana

Dalam CAT, waktu adalah sumber daya.

Jika bisa menghitung:

25% dari 800 = 200

maka jangan membuat perkalian panjang.

Gunakan pecahan yang sudah dikuasai.

Jebakan 5 — Terlalu cepat tanpa membaca pertanyaan

Cepat bukan berarti terburu-buru.

Peserta tetap harus mengetahui:

yang diketahui → yang ditanyakan → hubungan → jawaban.

Strategi Tercepat Mengerjakan Soal Numerik

Gunakan metode 4T.

T1 — Tandai

Tandai angka dan informasi penting.

T2 — Tentukan

Tentukan apa yang ditanyakan.

T3 — Temukan pola

Tentukan apakah soal merupakan:

  1. Jarak-waktu-kecepatan
  2. Perbandingan senilai
  3. Perbandingan berbalik nilai
  4. Persentase
  5. Diskon

T4 — Temukan cara tercepat

Jangan selalu menggunakan cara formal jika tersedia cara mental yang lebih cepat.

Kartu Rumus Cepat Tes SIP Polri

Jarak – Waktu – Kecepatan

J = K × W

K = J ÷ W

W = J ÷ K

Perbandingan Berbalik Nilai

A₁ × B₁ = A₂ × B₂

Persentase

Persentase = bagian ÷ total × 100%

Harga setelah diskon

Harga akhir = harga awal × (100% − diskon)

Kenaikan

Harga baru = harga awal × (100% + kenaikan)

Penurunan

Harga baru = harga awal × (100% − penurunan)

Roadmap Penguasaan Materi di JalurPejuang.com

Belajar di Jalur Pejuang tidak berhenti setelah membaca pembahasan.

Target akhirnya adalah:

Tahap 1 — Pahami

Pelajari konsep dan rumus dasar.

Tahap 2 — Kenali

Kerjakan soal mudah untuk mengenali pola.

Tahap 3 — Latih

Kerjakan variasi soal dengan tingkat kesulitan berbeda.

Tahap 4 — Percepat

Ulangi soal dengan batas waktu.

Tahap 5 — Evaluasi

Cari tahu jenis soal yang paling sering salah.

Tahap 6 — Perbaiki

Kembali ke materi yang menjadi kelemahan.

Tahap 7 — Simulasi

Kerjakan soal campuran seperti kondisi CAT.

Tahap 8 — Kuasai

Target akhirnya bukan sekadar:

“Saya pernah mengerjakan soal ini.”

Tetapi:

“Saya memahami pola soal ini dan mampu menyelesaikannya dengan cepat.”

Checklist Penguasaan 100%

Sebelum berpindah ke materi berikutnya, pastikan Anda mampu menjawab YA untuk semua pertanyaan berikut:

  1. [ ] Saya bisa mencari jarak.
  2. [ ] Saya bisa mencari waktu.
  3. [ ] Saya bisa mencari kecepatan.
  4. [ ] Saya bisa mengubah km/jam menjadi m/s.
  5. [ ] Saya bisa mengubah m/s menjadi km/jam.
  6. [ ] Saya bisa mengenali perbandingan senilai.
  7. [ ] Saya bisa mengenali perbandingan berbalik nilai.
  8. [ ] Saya bisa menyelesaikan soal jumlah pekerja.
  9. [ ] Saya bisa menyelesaikan soal kecepatan dan waktu.
  10. [ ] Saya menguasai persentase dasar.
  11. [ ] Saya hafal persentase penting seperti 10%, 20%, 25%, 50% dan 75%.
  12. [ ] Saya bisa menghitung kenaikan persentase.
  13. [ ] Saya bisa menghitung penurunan persentase.
  14. [ ] Saya bisa menghitung diskon tunggal.
  15. [ ] Saya bisa menghitung diskon bertingkat.
  16. [ ] Saya bisa mencari harga awal dari harga setelah diskon.
  17. [ ] Saya mampu mengerjakan soal tanpa kalkulator.
  18. [ ] Saya mampu memilih cara hitung tercepat.
  19. [ ] Saya mampu menghindari jebakan soal.
  20. [ ] Saya mampu mengerjakan soal campuran dengan batas waktu.

Jika masih ada jawaban “belum”, jangan langsung berpindah materi.

Ulangi bagian tersebut sampai benar-benar dikuasai.

Latihan Tes SIP Polri di JalurPejuang.com

Persiapan tes SIP Polri membutuhkan latihan yang terarah.

Jangan hanya mengejar jumlah soal.

Yang lebih penting adalah mengetahui:

soal apa yang salah → mengapa salah → konsep apa yang belum dikuasai → bagaimana cara menyelesaikannya lebih cepat → kemudian mengulanginya.

Itulah pendekatan belajar yang digunakan JalurPejuang.com.

Belajar step by step.

Pahami materinya.

Kenali polanya.

Latih kecepatannya.

Evaluasi kesalahannya.

Ulangi sampai menguasai.

Karena target persiapan bukan sekadar mengerjakan banyak soal.

Target akhirnya: MATERI TERKUASAI.

Untuk peserta yang sedang mempersiapkan tes SIP Polri, terus ikuti materi dan latihan di JalurPejuang.com agar setiap kisi-kisi dapat dipelajari secara bertahap hingga benar-benar dikuasai.

JalurPejuang.com — latihan bukan sekadar banyak, tetapi terarah sampai menguasai.

FAQ Tes SIP Polri

Apa saja materi numerik yang perlu dipelajari untuk persiapan tes SIP Polri?

Peserta dapat melatih berbagai kemampuan numerik, termasuk operasi hitung, perbandingan, persentase, serta soal cerita seperti jarak, waktu dan kecepatan. Materi latihan perlu disesuaikan kembali dengan ketentuan seleksi dan kisi-kisi resmi pada tahun berjalan.

Bagaimana cara cepat mengerjakan soal jarak, waktu dan kecepatan?

Kenali terlebih dahulu apa yang ditanyakan. Gunakan hubungan dasar antara jarak, waktu dan kecepatan, kemudian manfaatkan penyederhanaan angka agar perhitungan lebih cepat.

Apa perbedaan perbandingan senilai dan berbalik nilai?

Pada perbandingan senilai, kedua besaran bergerak searah. Pada perbandingan berbalik nilai, ketika satu besaran naik, besaran lainnya turun.

**Apakah diskon 20% dan 10% sama dengan diskon 30%?

Tidak. Jika diskon diberikan secara bertingkat, diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama. Karena itu, diskon 20% kemudian 10% menghasilkan harga akhir sebesar 72% dari harga awal.

**Bagaimana agar cepat mengerjakan soal CAT?

Latihan harus dilakukan secara bertahap. Mulai dari memahami konsep, mengenali pola, mengerjakan soal, mengevaluasi kesalahan, kemudian meningkatkan kecepatan dengan latihan berbatas waktu.

**Apakah cukup menghafal rumus?

Tidak. Menghafal rumus membantu, tetapi peserta harus memahami kapan rumus tersebut digunakan. Kemampuan mengenali pola soal sangat penting agar tidak membuang waktu ketika mengerjakan CAT.

Mulai dari satu materi, kuasai satu pola, lalu naik ke tingkat berikutnya.

Target Jalur Pejuang bukan membuat Anda sekadar pernah melihat soal. Targetnya adalah membuat Anda siap ketika soal muncul di layar CAT.

Ringkasan: Belajar step by step soal numerik untuk persiapan tes SIP Polri. Pahami konsep, kuasai cara cepat, latihan soal dan evaluasi sampai materi benar-benar dikuasai.

Siap Lolos Seleksi POLRI?

Latihan CAT & samapta dengan bank soal 15.000+ dan tryout presisi Mabes POLRI.

Daftar Gratis & Mulai Tryout